Selasa, 02 April 2013

TEMPERATUR SWITCH


Seperti namanya maka temperatur switch adalah switch yang bekerjany memutuskan atau menyambung listrik karena pengaruh dari suhu. Jadi pada suhu tertentu titik kontak pada temperatu switch tersebut akan terhubung atau terputus,

Temperatur switch banyak digunakan untuk peralatan pendingin udara, pelindung peralatan terhadap suhu berlebih dan lain-lain. Temperatur switch sering juga disebut thermal switch atau thermostat switch.

Prinsip Kerja Thermo Switch 
Thermal swtch biasanya memiliki tuas titik kontak yang terbuat dari sekeping pelat bimetal. Bimetal adalah dua buah logam yang memiliki koofisien pemuaian panjang berbeda yang direkatkan dengan di las menjadi satu. Pada suhu nominal pelat bimetal berbentuk lurus. Jika Pelat bimetal dipanaskan maka logam yang memiliki koefisien muai panjang lebih besar akan memuai lebih panjang daripada logam yang memiliki nilai koefisien muai panjang lebih kecil. Logam yang memuai lebih panjang akan mendorong logam yang memuai lebih pendek sehingga pelat bimetal akan melengkung ke arah logam yang memiliki nilai koofisien muai lebih kecil. Hal sebaliknya akan terjadi jika pelat bimetal didinginkan.
Thermal switch biasanya memiliki permukaan yang dihubungkan dengan pelat bimetal dan permukaan tersebut merupakan titik kontak yang akan dihubungkan dengan sumber panas atau dingin. Pelat bimetal merupakan tuas yang dihubungkan dengan titik kontak dan titik kontak tersebut dihubungkan ke terminal atau pin untuk disambung ke sumber arus listrik . Untuk lebih jelasnya prinsip kerja thermal switch dapat dilihat pada gambar berikut.

Prinsip kerja Thermal switch
Aplikasi Thermal Switch
1. Pengaman temperatur berlebih
Pada aplikasi ini permukaan sensor thermal switch diletakan pada perangkat di bagian yang mengasilkan atau tempat menjalarnya panas. Thermal switch bekerja pada temperatur nominal tertentu. Pada kondisi normal titik kontak thermal switch terhubung (NC = Normaly Close). Apabila temperatur maksimum terlampaui maka pelat bimetal akan melengkung dan titik kontak menjadi terbuka.  Biasanya di pasaran tersedia  bebrapa pilihan untuk nilai temperatur maksimum dari thermal switch. 

Contoh aplikasi ini adalah thermal switch pada motor listrik, kipas angin listrik dan lain-lain. Dimana thermal switch di tempal pada bodi dari motor dan pada saat temperatur ambang terlewati maka motor akan mati.

Beberapa jenis thermal switch untuk aplikasi ini  dilengkapi pengaturan tekanan pegas terhadap plat bimetal sehingga temperatur maksimumnya bisa diatur. Contohnya pada setrika listrik

Foto aneka thermal switch

2. Perangkat pendingin
Pada aplikasi ini thermal switch diletakan pada bagian yang menghasilkan atau dirambati dingin. Thermal switch bekerja pada temperatur nominal tertentu. Pada kondisi normal titik kontak thermal switch terhubung (NC = Normaly Close). Apabila temperatur minimum terlampaui maka pelat bimetal akan melengkung dan titik kontak menjadi terbuka. 
Contoh aplikasi ini adalah pada kulkas dan AC.
Untuk aplikasi ini biasanya thermal switch memiliki sistim kerja yang berbeda. Biasanya thermal switch terbuat dari pipa tembaga yang ujungnya di las sedangkan ujung lainnya dihubungkan dengan semacam tabung yang bentuknya berlipat-lipat. Ujung yang di las ditempelkan ke sumber dingin. Perubahan suhu akan menyebabkan perubahan volume dari tabung tembaga. Perubahan tabung tembaga akan mendorong tuas titik kontak sehingga saklar menjadi terbuka atau tertutup. Beberapa jenis thermal switch untuk aplikasi ini  dilengkapi pengaturan tekanan pegas terhadap plat bimetal sehingga temperatur minimumnya bisa diatur.
Isi dari thermostat
Aneka thermostat




Tidak ada komentar:

Posting Komentar

ucx','_assdop');