Tuesday, November 27, 2012

MEMBUAT LAMPU EMERGENCY LED, MEMANFAATKAN HANDPHONE DAN CD BEKAS


Perkembangan teknologi yang demikian cepat membuat berbagai Handphone model baru banyak dan cepat sekali masuk ke pasar. handphone model baru tersebut masuk ke pasar dengan featured, dan kemampuan lebih baik. Yang lebih penting lagi biasanya Handphone model baru tersebut harganya juga tidak beda jauh, bahkan ada yang lebih murah dibandingkan tipe Handphone lama.

Handphone baru dengan teknologi lebih baik dan harga lebih murah membuat Handphone lama yang kita miliki menjadi turun drastis harganya jika kita berniat menjual kembali Handphone tersebut. Mungkin banyak diantara kita yang mengganti Handphone baru namun tetap menyimpan Handphone lamanya.

Foto LED Super putih

Handphone bekas yang sudah tidak terpakai ini dapat dimanfaatkan untuk keperluan lain. Salah satu diantaranya adalah untuk pembuatan lampu emergency LED. Bagian dari Handphone bekas yang dapat dimanfaatkan untuk lampu emergency adalah batery dan chargernya.
 
Batere Handphone dan chargernya

Batery Handphone mempunyai besar tegangan 3,7 Volt sedangkan charger Handphone memiliki besaran tegangan output sebesar 5 Volt. Sedangkan tegangan kerja LED super sekitar 3 Volt. Berarti diperlukan penurun tegangan baik dari batere maupun charger untuk beroperasi pada tegangan kerja Super LED. Untuk penurun tegangan dapat menggunakan dioda jenis silikon. Dioda tersebut dapat kita beli atau kita ambil dari lampu neon elektronik yang sudah tidak terpakai. Lihat MENGHIDUPKAN KEMBALI LAMPU NEON ELECTRONIK YANG SUDAH MATI. Biasanya rangkain Lampu neon elektronik memiliki lebih dari 4 buah dioda silikon.
Lampu Neon elektronik yang sudah rusak

Dioda silikon mempunyai tegangan drop 0,7 Volt. Berarti dibutuhkan satu buah dioda silikon untuk mendrop tegangan dari batere agar diperoleh tegangan kerja LED Super putih 3 Volt. Dan jika beroperasi dari charger dibutuhkan 3 buah dioda silikon untuk mendrop tegangan dari charger agar diperoleh tegangan kerja LED Super putih 3 Volt. Dan satu buah dioda silikon untuk mendrop tegangan dari charger ke batere untuk membatasi arus pengisian batere. Jadi total dibutuhkan 4 buah dioda silikon. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada diagram rangkaian dibawah ini.


Gambar diagram rangkaian Lampu emergency LED Super dengan saklar geser


Gambar diagram rangkaian Lampu emergency LED Super dengan saklar togel

Bahan reflektor untuk memasang LED dapat menggunakan CD (Compact Disk) bekas, CD, CD rom, VCD, DVD, CD Play stasion yang sudah tidak terpakai lagi atau dari bahan lainnya. Potong keping CD dengan menggunakan Gunting.

Untuk melubangi CD gunakan bor atau paku kecil yang dipanaskan atau dengan solder yang diganti sementara mata soldernya dengan paku kecil. Lubang-lubang ini untuk masuknya kaki LED. 


Kotak kemasan Lampu  Emergency dapat menggunakan kotak apa saja yang sudah tidak terpakai, seperti box bekas kartu nama, kotak kardus, kotak plastik dan lainnya, terserah kepada pembaca kotak bekas apapun yang pembaca miliki ataupun  untuk menggunakan bahan lainnya. Pada saat melubangi letakan CD di atas kotak kemasan agar lubangnya sama persis di CD dan di kotak.

 



Jadi pembaca hanya perlu membeli Saklar geser atau togle 6 pole dan LED super. Harga LED Super pada saat itu Rp 50.000 untuk pembelian 100 pcs. Mungkin ke depannya harga tersebut akan turun terus. Jumlah LED super yang dipasang terserah kepada pembaca, yang penting charger dan dioda tidak panas. Pengalaman penulis dengan 24 buah LED super raangkain bekerja dengan baik tanpa panas berlebih.


Selamat Berkarya

23 comments:

  1. thanks gan infonya sangat bermanfaat terus berkarya

    ReplyDelete
  2. kreatif sekali gan, walau sy gak bisa elektro... :-D

    ReplyDelete
  3. nanya dikit minn.... dengan spesifikasi komponen seperti itu bisa bertahan berapa jam nonstop pemakaianya???

    ReplyDelete
    Replies
    1. Daya Tahan Pemakaian nonstop tergantung pada kapasitas batere dan jumlah LED yang dipergunakan. Kebetulan kapasitas batere yang digunakan penulis adalah 1000 mAh dan jumlah LED 12 buah. Pernah coba posisi LED menyala tanpa di charge dari sekitar jam 10 malam sampai pagi masih menyala, walaupun intensitas cahaya LED sudah agak berkurang.
      Terus terang belum pernah dicoba sampai mati beneran (habis kelamaan nunggunya ngga mati-mati. he 3x)

      terima kasih telah berkunjung

      Delete
  4. Artikelnya bagus banget. Tapi tahapan gambar untuk penyatuan rangkain antara lampu LED, batere dan charge kurang lengkap. Dan yg terpenting itu tentang pemasangan arus listriknya. Tolong dijelasin lg gan. maaf gan, soale sy awam banget masalah elektro....

    ReplyDelete
  5. Mas kalo cuma pake charger aja gak pake baterei gimana?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ya bisa saja. Tapi jadinya bukan lampu emergency.

      Delete
  6. gan supaya kita bisa tau kalo batere udah terisi penuh gmna gan? perlu ditambah apa gan?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ide penulisan artikel ini adalah pemanfaatan barang-barang yang sudah tidak terpakai namun masih fungsional.

      Untuk mengetahui batere sudah penuh bisa saja ditambahkan rangkaian volatage detector. Dan jika ingin lengkap lagi bisa ditambahkan rangkaian automatic charging (akan berhenti mengisi jika tegangan sudah penuh) dan automatic on (lED otomatis menyala jika listrik PLN mati).

      Namun penambahan rangkaian tersebut menjadi tidak efektif lagi karena biaya yang dibutuhkan mungkin tidak sebanding dengan jika kita membeli lampu emergency LED baru yang harganya saat ini cukup murah.

      Pengalaman penulis dengan rangkaian diatas cukup aman untuk batere meskipun di hubung ke sumber listrik PLN terus menerus.

      Delete
  7. dimana saya bisa beli lampu led-nya mas ?

    ReplyDelete
  8. Di Harco Glodok Banyak di jual.
    Atau di tempat lain di toko komponen elektronik.

    ReplyDelete
  9. itu kan lampu emergcy,klo buat lampu penerangan kamar,trs gak pake batree apa perlu tambahan komponen nggk gan,klo memang ditambah komponen apa yg dipake,
    maklum gan nggk ngerti soal elektro,tapi ane pengen beljr nh gan,ok gan ditunggu jawabannya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Untuk lampu kamar bisa saja digunakan tinggal baterenya saja dibuang dari gambar rangkaian diatas tidak perlu tambah komponen lain.
      Sayangnya intensitas cahaya dihasilkan dengan design ini kurang terang. Anda bisa saja menambahkan jumlah LED nya namun akan tidak efektif lagi karena harganya akan jauh lebih mahal dari lampu neon elektronik/SL. Anda juga bisa menaikan tegangan kerja dengan cukup menggunakan satu dioda pada gambar rangkaian yang ke dua. Namun hal ini akan membuat LED akan panas dan cepat rusak.
      Teknologi LED yang ada saat ini secara harga masih belum bisa mengalahkan lampu neon elktronik untuk intensitas cahaya yang sama.

      mudah-mudahan ke depan bisa sebaliknya.

      Delete
  10. Saklarnya berapa kaki & bentuknya seperti gimana

    ReplyDelete
  11. haloo saya punya 40 LED Strawhat 0,5watt
    tegangan 3.2 - 3.4 V
    arus 180-200mA.

    klo saya rakit dijadiikan lampu, komponen apa saja yang saya perlukan dan bagaimanakah skema nya?

    Makasih :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Secara teori bisa saja ke 40 LED itu dihubung seri lalu di tambah 1 resistor pembatas arus lalu di sambung ke steker untuk dihubungkan ke sumber listrik 220 V..
      Karena saya juga belum coba maka saya tidak bisa rekomendasikan besarnya nilai resistor tersebut. Jadi jika anda ingin mencoba yah with your own risk.

      Hati-hati tegangan tinggi 220 V sangat berbahaya bisa menyebabkan kerusakan seluruh LED atau resiko kesetrum yang dapat menyebabkan kematian.

      Jika anda tidak memiliki background ilmu listrik atau elektronik tidak saya sarankan anda melakukan hal ini.


      salam

      Delete
  12. Ide yang cemerlang, patut dicoba. Dirumah banyak chargeran bekas.
    Secara pemakaian Kwh listrik lebih hemat penggunaan charger hp bekas atau dengan lampu sl ya ? Trims banget bro..

    ReplyDelete
  13. gan untuk GROUND nya,arusnya apa diambil dari kutub positif batrai,dan untuk rangkain diatas maksimal penggunaan lampu led brapa buah,dan untuk batrai kapasitas tersebut bertahan lama sampai brapa jam ? (MAKSIMAL) , mohon pencerahannya.....thanks

    ReplyDelete
  14. bedanya pake saklar geser dgn togel apa,kok jumlah diodanya gk sama?

    ReplyDelete
  15. Bang, itu kn disusun paralel, nah berarti arusnya dibagi, misal dibagi ke 24 LED, emg berapa arus yg ada pada baterai? Dan berapa kebutuhan arus tiap dioda?

    Truz bang apa gk dipasang resistor? Kalo bisa bang kasih gambar pemasangan rangkaiannya yg sdh abang desain beserta keterangan, kalo cuma sketsa sja byk yg bingung.

    Satu lg bang, itu kan pakek charger, bgaimana kita bisa tau kalo batrei sudah terisi penuh tanpa bntuan voltage detector atau kira2 berapa jam. .

    ReplyDelete
  16. Manteb proyeknya.... buat sendiri lebih bagus klo rusak tahu cara benerinya.
    berbeda klo beli jadi lampu2 di toko.

    batere ngk usah khawatir overcharge. dikarenakan di dalam sirkuit batere seperti nokia sudah ada voltage detektor atau regulator selama pengisian.

    ReplyDelete
  17. Itu cara menghubungkn charger dg baterai gmana soa.

    ReplyDelete